RSS

PAMERAN SENI RUPA

18 Mar

Pameran  merupakan suatu kegiatan dalam rangka mempertunjukan atau memperkenalkan suatu  produk, jasa, karya, atau prestasi kepada masyarakat atau publik. Penyelenggaraan pameran bukanlah sekedar sebagai penyampaian informasi atau alat komunikasi, tetapi dari itu karena pameran dapat membangkitkan motivasi atau memberikan dorongan kepada masyarakat pengunjung untuk mengambil manfaat yang tersirat dalam pameran tersebut. Jadi pengertian pameran seni rupa adalah suatu kegiatan akhir seni rupa dari hasil berolah/berkarya seni yang disajikan kepada masyarakat umum.

Dalam kegiatan pameran sudah pasti akan melibatkan banyak orang atau kelompok yang mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam satu koordinasi, sehingga penyelenggaraan pameran dapat berlangsung dengan dengan baik. Untuk mencapai keberhasilan dalam berpameran diperlukan suatu perencanaan yang matang baik dari segi teknis maupun non teknis, dengan program kerja yang cermat, teliti, dan terarah sesuai dengan tujuan dan tema pameran.

  1. Tujuan dan Fungsi Pameran

Pameran bagi seniman merupakan suatu alat untuk mengkomunikasikan karya-karyanya kepada masyarakat. Sedangkan bagi masyarakat, pameran merupakan media apresiasi terhadap karya-karya seniman. Kegiatan pameran akan menunjukan terjadinya hubungan timbal balik atau interaksi antara seniman dengan masyarakat. Dalam interaksi tersebut akan muncul berbagai tanggapan dari masyarakat baik yang berupa kritik, saran, atau pun kekaguman. Kritik dan saran merupakan masukan yang amat berharga bagi seniman dan akan berpengaruh pada hasil karya berikutnya.

Secara umum pameran seni rupa murni dan terapan, baik dua dimensi maupun tiga dimensi, memiliki fungsi social sebagai sarana pembelajaran dalam hal apresiasi, edukasi, rekreasi, dan prestasi.

Apresiasi merupakan penghargaan terhadap karya seni. Penghargaan dalam proses apresiasi yang timbul dapat digolongkan menjadi dua, yaitu apresiasi aktif dan apresiasi pasif. Apresiasi aktif muncul setelah seorang melihat pameran, lalu timbul rangsangan untuk berbuat kreatif dalam berkarya. Sedangkan apresiasi pasif, pengamat karya hanya menangkap karya lewat perasaan, seperti karya itu bagus, atau karya itu jelek tanpa memberikan alas an yang jelas.

Edukasi merupakan penanaman nilai-nilai. Melalui pameran dapat menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai keindahan (estetika) dalam lingkup yang lebih luas. Pameran dapat medidik siswa atau masyarakat betapa pentingnya pengalaman batin atau rasa sebagai keseimbangan kegiatan akal atau pikiran manusia.

Rekreasi merupakan hiburan yang berhubungan dengan batin. Pameran dapat menghibur batin seseorang. Kondisi zaman sekarang yang penuh dengan kesibukan demi tuntutan hidup, belajar untuk masa depan, sering menimbulkan ketegangan fisik maupun psikis, sehingga melalui pameran dapat diharapkan menjadi media penyeimbang.

Prestasi merupakan hasil yang dicapai dalam melakukan suatu kegiatan. Pameran merupakan ajang prestasi unjuk kebolehan berolah seni. Melalui pameran dapat diamati keaktifan dan kreatifitas siswa, sehingga muncul pemikiran untuk berbuat dan berkarya yang lebih.

Tujuan diselenggarakannya pameran di kelas atau di sekolah adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan apresiasi seni siswa dan kecintaannya pada karya seni rupa;
  2. Meningkatkan prestasi siswa;
  3. Sebagai evaluasi dan obesrvasi pada pelajaran seni rupa secara obyektif;
  4. Untuk mendidik siswa berorganisasi, bekerja sama, dan belajar bertanggung jawab;
  5. Untuk melatih siswa untuk membuat rencana atau usaha pelaksanaan suatu pekerjaan.

 

  1. Perencanaan dan Persiapan Pameran

Perencanaan merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu pameran agar pelaksanaannya berhasil sesuai yang diinginkan. Perencanaan pameran meliputi beberapa kegiatan, yaitu menyusun jadwal rencana kegiatan, penyusunan program kerja, dan menentukan tempat pameran. Pameran yang diselenggarakan di sekolah mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap apresiasi seni siswa.

Pameran karya dapat dilakukan pada akhir semester, akhir tahun pelajaran, atau pada hari ulang tahun sekolah. Karya yang dipamerkan dapat diambil dari dari tugas-tugas harian atau tugas-tugas ekstrakurikuler.

Dalam persiapan dan perencanaan pameran, peranan guru mata pelajaran adalah sebagai motivator atau pembimbing anak didik baik secara individual atau kelompok agar mereka memiliki sikap mandiri dan tanggung jawab. Karya yang akan dipamerkan dapat dipajang atau ditempatkan pada dinding, panel, box, dan meja yang disesuaikan dengan tempat yang strategis.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan pameran di kelas atau di lingkungan sekolah adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan, meliputi persiapan materi pameran dan sarananya. Materi pameran menyangkut hasil karya-karya siswa yang dipamerkan seperti karya seni rupa murni dan seni rupa terapan. Sedangkan sarana yang diperlukan seperti panel, box, meja, lighting, sound system, catalog, buku tamu dan buku pesan/kesan.
  2. Tempat, ruangan yang diperlukan untuk menyelenggarakan pameran seperti aula sekolah, ruang perpustakaan, ruang kelas, atau teras lingkungan sekolah.
  3. Penjaga pameran, petugas yang menjaga pameran yang akan menerima dan memberikan keterangan kepada pengunjung.

Dalam kegiatan persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Menyeleksi hasil karya seni rupa;
  2. Mengatur ruang pameran, menata karya, termasuk juga sirkulasi pengunjung agar lancar;
  3. Publikasi pameran;
  4. Pembuatan catalog atau folder karya;
  5. Penerangan ruang pameran;
  6. Sound system.

Pengunjung pameran yang diharapkan datang atau hadir adalah :

  1. Siswa sekolah yang bersangkutan;
  2. Guru dan karyawan sekolah;
  3. Orang tua atau wali murid.

Dengan menyaksikan dan menghayati karya-karya siswa, pengunjung dapat mengenal jenis karya seni rupa dan teknik penggunaan aneka media. Pameran dapat menambah kecintaan dan kepekaan terhadap nilai-nilai seni rupa, dengan demikian dapat menambah dan meningkatkan apresiasi seni. Lebih dari itu, dari sekian banyak yang berperan sebagai apresiasi akan dapat mengembangkan dirinya menjadi seorang seniman.

Secara garis besar hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan pameran adalah maksud dan tujuan pameran, perencanaan jadwal kegiatan, persiapan pelaksanaan, evaluasi, dan laporan penyelenggaraan pameran. Oleh karena itu agar pelaksanaan pameran berjalan dengan lancer, pelimpahan tugas dan tanggung jawab kepada siswa lewat kepanitiaan.

Supaya pameran berjalan dengan efektif dan efesien, dalam penyusunan panitia harus menyesuaikan dengan tugas dan kegiatan yang diperlukan dalam pameran serta tanggung jawab.

Contoh format susunan panitia :

  1. Penanggung jawab
  2. Pembina
  3. Ketua
  4. Wakil ketua
  5. Sekretaris
  6. Bendahara
  7. Seksi-seksi:
    1. Publikasi
    2. Akomodasi
    3. Dekorasi dan dokumentasi
    4. Operasional

(Susunan kepanitian dapat ditambah atau dikurangi sesuai dengan kondisi pameran yang diselenggarakan).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 18, 2015 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
RK Studio

Abadikan momen berharga anda bersama orang terkasih

studio hijab

grosir-ecer busana muslim

studiorupa

Mari Berkarya Seni Rupa

Matgami Studio

seni adalah gambaran kemajuan peradaban

matgami

paper craft - origami, Indonesia

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

ICHWAN MAHFUZ

Melipat Kertas

haditahir

origami...! FSX...! Pepakura...!

Izzytheart's Blog

Just another WordPress.com site

Keretamerahpenuhwarna's Blog

Just another WordPress.com site

The Bandit's News

Slow To Be Update

Fadil Ibnu Ahmad

Goresan Pena Mujahid

Hamble's Blog

do the most

Fisika dan Ika

Fisika Tidak hanya Rumus Belaka

Talk About Life

let's talk about anything in this life

yelti septiria

all about life is the story of a struggle and it will be history

Bumsil

berdiri sedjak mahalnya biaya pendidikan

Auliyanti's Blog

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: