RSS

Benarkah Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang?

30 Mar

Benarkah Indonesia adalah benua Atlantis yang hilang?. Pertanyaan yang masih menjadi misteri hingga kini yang belum juga terpecahkan. Namun, Stephen Oppenheimer yang juga merupakan seorang ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Oxford University, Inggris, mengungkapkan sebuah teori kemungkinan bahwa Indonesia dan kawasan Asia Tenggara bisa jadi merupakan benua yang hilang tersebut.

Kendati tidak bisa memastikan seratus persen, kemungkinan itu ada. Hal ini diungkapkan Oppenheimer usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, Jakarta. Menurutnya, Asia Tenggara adalah pusat peradaban di masa lalu.
“Saya belum melihat piramida di Garut, saya tidak mengomentarinya. Saya belum melihatnya. Tapi mungkin bahwa Indonesia adalah atlantis yang hilang, tapi saya tidak punya bukti yang kuat untuk itu,” ujar Oppenheimer.
Selama ini, sejarah mencatat bahwa induk peradaban manusia modern berasal dari Mesir, Mediterania, dan Mesopotamia. Namun, Oppenheimer punya tesis tersendiri yang ditulis dalam bukunya Eden in The East. Hasil penelitiannya, nenek moyang dari manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan Sundaland atau Indonesia.
“Poin saya adalah, tanpa pertanian, domestikasi dan tanaman tumbuh dan peternakan, Anda tidak akan memberi makan banyak orang. Kota ini bergantung pada petani, Indonesia memiliki banyak petani. Anda perlu banyak petani untuk memberi makan orang-orang di kota untuk membangun monumen besar, dasar peradaban di ladang, peternakan. Buku saya benar-benar adalah tentang bukti awal domestikasi atau akar peradaban ketimbang monumen,” paparnya.
Oppenheimer melanjutkan, di masa lalu Asia Tenggara merupakan sebuah benua yang tidak tercerai berai seperti saat ini. Namun karena beberapa faktor alam seperti gempa tektonik, pergerakan kerak bumi dan sebagainya mengakibatkan benua tersebut kini telah mengalami pemecahan.
“Jika Anda membuka Atlas, Anda akan melihat laut dangkal. Jika Anda melihat Laut China Selatan, Laut Jawa, itu lahan kering yang menghubungkan Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatera, semenanjung Malay sekaligus dalam satu benua,” jelasnya.
Bagaimana menurut anda? Apakah benar Indonesia adalah Benua Atlantis yang hilang dan ada hubungannya dengan gunung yang di klaim sebagai piramida di daerah Garut ataukah hanya sebuah ke konyol-an sains belaka?.
referensi: indonesiarayanews.com
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 30, 2012 in isi kepala

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
RK Studio

Abadikan momen berharga anda bersama orang terkasih

studio hijab

grosir-ecer busana muslim

studiorupa

Mari Berkarya Seni Rupa

Matgami Studio

seni adalah gambaran kemajuan peradaban

matgami

paper craft - origami, Indonesia

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

ICHWAN MAHFUZ

Melipat Kertas

haditahir

origami...! FSX...! Pepakura...!

Izzytheart's Blog

Just another WordPress.com site

Keretamerahpenuhwarna's Blog

Just another WordPress.com site

The Bandit's News

Slow To Be Update

Fadil Ibnu Ahmad

Goresan Pena Mujahid

Hamble's Blog

do the most

Fisika dan Ika

Fisika Tidak hanya Rumus Belaka

Talk About Life

let's talk about anything in this life

yelti septiria

all about life is the story of a struggle and it will be history

Bumsil

berdiri sedjak mahalnya biaya pendidikan

Auliyanti's Blog

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: