RSS

VALIDITAS

12 Jan

VALIDITAS
Validitas berasal dari bahasa Latin validus yang berarti kuat, “strong”, “robust”. Pertama-tama perlu dibedakan dua buah konsep validitas: (1) Validitas penelitian; dan (2) Validitas pengukuran. Validitas penelitian adalah derajat kebenaran (keabsahan) kesimpulan yang ditarik dari sebuah penelitian, yang dinilai berdasarkan metode penelitian yang digunakan, keterwakilan sampel penelitian, dan sifat populasi asal sampel (Last, 2001). Sebagai contoh, ketika sebuah meta-analisis melaporkan hasil analisis dari 18 studi bahwa penggunaan telepon seluler ≥10 tahun meningkatkan risiko tumor otak, yakni neuroma akustik dan glioma (Hardell et al., 2007), keabsahan kesimpulan tersebut merujuk kepada validitas penelitian.
Bab ini tidak membahas validitas penelitian, melainkan validitas pengukuran. Last (2001) mendefinisikan validitas pengukuran “an expression of the degree to which a measurement measures what it purports to measure”. Jadi validitas pengukuran merupakan pernyataan tentang derajat kesesuaian hasil pengukuran sebuah alat ukur (instrumen) dengan apa yang seharusnya akan diukur oleh peneliti. Sedang pengukuran (measurement) itu sendiri merupakan prosedur pemberian nilai kuantitatif atau kualitatif terhadap variabel pada subjek penelitian (Streiner dan Norman, 2000). Pengukuran disebut juga pengamatan (observation).
Dalam konteks ini pengukuran yang valid adalah pengukuran dari alat ukur yang dikembangkan (baca: dibuat) dengan metodologi yang benar dan implementasi pengukuran yang benar pula. Jika implementasi pengukuran benar, tetapi alat ukur tidak benar, maka hasil pengu-kuran juga tidak benar, menghasilkan kesalahan pengukuran yang disebut measurement bias (measurement error). Demikian juga jika metodologi alat ukur benar, tetapi pelaksanaan pengukuran tidak benar (misalnya, asal-asalan), maka hasil pengukuran juga tidak benar. Contoh, timbangan dacin merupakan instrumen (alat ukur) yang valid untuk mengukur berat badan anak balita di posyandu. Tetapi ketika instrumen tersebut digunakan untuk mengukur tinggi badan anak balita, pengukuran tersebut tidak lagi valid, alias tidak benar, tidak sahih, tidak absah, meskipun peneliti melakukan pengukuran tinggi badan tersebut dengan hati-hati.
Validitas pengukuran menentukan validitas penelitian. Jika pengukuran salah, maka kesimpulan penelitian juga salah. Jelas validitas pengukuran sangat vital bagi validitas sebuah penelitian.Validitas pengukuran mencakup 4 aspek: (1) Validitas isi; (2) Validitas muka; (3) Validitas konstruk; (4) Validitas kriteria.

sumber: Bhisma Murti, dr, MPH, MSc, PhD, Prof. Validitas dan Reliabilitas Pengukuran
Matrikulasi Program Studi Doktoral, Fakultas Kedokteran, UNS, Mei 2011
2

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 12, 2012 in pendidikan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
RK Studio

Abadikan momen berharga anda bersama orang terkasih

studio hijab

grosir-ecer busana muslim

studiorupa

Mari Berkarya Seni Rupa

Matgami Studio

seni adalah gambaran kemajuan peradaban

matgami

paper craft - origami, Indonesia

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

ICHWAN MAHFUZ

Melipat Kertas

haditahir

origami...! FSX...! Pepakura...!

Izzytheart's Blog

Just another WordPress.com site

Keretamerahpenuhwarna's Blog

Just another WordPress.com site

The Bandit's News

Slow To Be Update

Fadil Ibnu Ahmad

Goresan Pena Mujahid

Hamble's Blog

do the most

Fisika dan Ika

Fisika Tidak hanya Rumus Belaka

Talk About Life

let's talk about anything in this life

yelti septiria

all about life is the story of a struggle and it will be history

Bumsil

berdiri sedjak mahalnya biaya pendidikan

Auliyanti's Blog

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: